Liburan Ke Istiqlal,Monas dan Gramedia Grand Indonesia

image

Agan ini hasil Liburan Minggu,9 Juni 2013.*Pengajian Istiqlal-Monas-Gramedia Grand Indonesia*

Yg pertama pengajian kemareen di Istiqlal bareng Daarut Tauhidnya Aa Gym..
Ini yg materi yg saya tangkep Cekidot..

Pengajian dimulai jam 9 pagi dan kami berempat duduk di shaft depan.Ustadz yg pertama ini saya lupa namanya.pada pembukaan pertama sih agak boring bikin mata ngantuk.Tapi pas pertengahan ,materi yang disuguhkan sangat padat dan berisi.Tema yg ia angkat adalah
“Jejak-Jejak Kebaikan”.
Ia menyuguhkan ayat dari AlQuran Surat AlKahfi ayat 49..

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: “Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun”.

Astahfirullah..Mendengar terjemahan ayat itu membuat saya merinding.Bayangkan nanti di akherat nanti kita bakalan terkejut dengan buku kitab amalan kita,semuanya lengkap terarsip dengan detail walaupun hal yang kecil.Tidak pernah terpikirkan sebelumnya.
Ia menjelaskan ada beberapa hal jejak jejak kebaikan yang akan menjadi tabungan pahala kita di akhirat yang pasti tercatat oleh Allah.Diantaranya sbb:

1.Jejak Langkah Ke Masjid
Ya walaupun hal yg kecil..jejak langkah kaki kita menuju masjid pasti diitung Allah sebagai pahala.Seperti Sebuah hadist yang menceritakan ada sebuah sahabat nabi yang pengen pindah rumah deket Masjid,namun Nabi melarangnya.Tidaklah mengapa rumah kita jauh dari Masjid,karena setiap langkah kaki kita diitung sebagai pahala.Mungkin ini lah rahasianya mengapa nabi memerintahkan untuk pergi dan pulang dari masjid melewati arah yg berbeda.

2.MultiLevel Pahala
Ya dikutip dari sebuah hadist,setiap kita mengajak kebaikan kepada orang lain pasti kita dapat pahala seperti orang yang melakukan kebaikan itu tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yg mengerjakannya.
Itu lah multilevel pahala,sebuah bonua berlipat yang sangat efisien.Kita melakukan dan mengajak kebaikan berarti dapat double pahala.Jadi ini lah keutamaan dakwah setiap individu.Apa susahnya mengajak ??

3.Amalan Tak Terputus
Jejak kebaikan selanjutnya adalah seperti yg dikatakan sebuah hadist ada 3 amalan yang tidak akan terputus walaupun kita telah meninggal dunia.Diantaranya adalah Ilmu yang bermanfaat,Doa anak saleh dan Sedekah Jariyah.
Khusus yg amalan terakhir,Lagi2 pa Ustadz membuat saya merinding.Ia menyuguhkan ayat 10 dari surat AlMunafiqun.

Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”

Astagfirullah.Jangan sampai ketika kita telah meninggal dunia kita bilang seperti itu,kita bakalan menyesal bukan kepalang.Kita pengen ditunda kematian kita dan dihidupkan lagi ke dunia agar ingin bersedekah.Ya Sedekah..mumpung kita lagi hidup ayo rajinkan bersedekah,bayangkan misal ketika kita hidup bersedekah walau hanya sedikit untuk pembangunan Masjid kita bakalan mendapatkan tabungan pahala di akherat nanti,setiap pahala orang yg shalat di masjid itu akan mengalir pada kita walaupun kita berada di alam kubur.Subhanallah,Kata ustadz jika kita hanya mengharapkan pahala ibadah individu mungkin gak seberapa seperti shalat kita yg gak khusyu,belum riya dll.Nah inilah keutamaan sedekah jariyah yg melibatkan orang lain..InsyaAllah pahala kita bakal menumpuk.Itulah MultiLevelPahala.
image

Gak kerasa jam sudah setengah sebelas dan sekarang giliran AaGym bertausyiah sampai azan Zuhur.Tadi pagi Istiqlal belum rame tapi makin siang jamaah sudah banyak sekali.Aa menjelaskan tentang Tawakal pada Allah.Ia mengibaratkan kita susah mengerjakan soal ulangan karena kita tak tahu jawabannya.Begitupun Hidup,semua problematika hidup yang susah kita terpecahkan karena kita tak tau jawabannya alias solusinya.
Nah lalu siapa yg tau jawaban atau solusi itu?? Siapa yang menciptakan ujian itu?? Siapa yg ngasih rezeki??Siapa yg ngasih jodoh??,Allah jawabannya.Nah manusia sering kali kalo ada masalah sering menyampingkan Allah.Coba ambil air wudhu lalu shalat sunat dan panjatkan lah doa padanya.Allah sangat lah senang pada rintihan hambanya yg berdoa,ia pasti mengabulkan doa kita.Intinya jadikan Allah sandaran utama,,kita stress karena banyak mikir tapi tak pernah zikir.Aa membacakan ayat 191 dari surat AlImran,tentang keharusan berzikir dimanapun dan kapanpun.

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Ya dengan mengingat Allah,Allah pun pasti mengingat kita.Hidup pun akan mudah dan berkah,setelah tausyiah itu ada sesi tanya jawab dengan para jamaah.Hmm..kalo ditulis kebanyakan dan kepanjangan kali ya.he.

OK..azan Zuhur pun berkumandang,pengajian hari ini pun selesai.Nah pas diseberang Istiqlal berhadapan sebuah Gereja Katedral terbesar,keren sih arsitekturnya khas gaya Eropa gtu.Salut  cuman di Indonesia ada sebuah gereja ma masjid yang saling berhadaphadapan.Menyimbolkan kerukunan beragama dan toleransi yg baik.
image

Abis dari sana kita makan siang dulu di seputaran Istiqlal,di trotoar jalan banyak sekali pedagang kaki lima.Dan pilihan kami jatuh pada pecel.Ya sebuah makanan dengan lontong dilumuri sambal kacang plus sayur2 an seperti daun singkong dan kerupuk Mie.Lumayan murah dan mengenyangkan.Setelah perut terisi kami jalan kaki ke Monas yang gak jauh dari Istiqlal sekedar jalan jalan sie.Walhasil disana kami bertemu dengan pocong Monas..wah siang bolong panas gini ada pocong??He..itu pocong imitasi lah,macem2 lah orang buat cari nafkah.Jadi tiap mau difoto bareng pocong kasih rupiah seikhlasnya saja.Ada juga Ondel2..icon budaya Betawi ini pun jadi sasaran foto kami berempat.he..

image

Pocong Monas..😉

Waktu menunjukan jam dua an,panas sekali Jakarta.Akhirnya kami jalan sampai  Bundaran HI,disana kami mau hunting Buku Ke Gramedia Grand Indonesia.Ini Mall terelit dan termegah seIndonesia yang punya ini mall tuh orang paling kaya setanah air yang sekalian bos tembakau itu lho.Ini kunjungan pertama kami ke Gramedia GI,biasanya sig hunting Buku di Gramed Blok M atau Matraman.Setelah muter2 sejam lebih kami pun dapet buku yang kami cari ,saya dan masbro Dedi masing masing beli 2 judul buku buat bacaan bulan ini.Ada catetan nih..Nah waktu Ashar telah tiba kami sholat disana,yg w perhatiin sih ini mushala kecil amat dibandingin dengan total luas Mall termegah ini.Lain ma BlokMSquare atau PasarRaya blok M yg di lantai atas punya masjid yg luas.

image

Hmm..segitu aja kali ya review nya.Salam Bolangers..he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s