#UdahPutusinAja by Ust.Felix siauw

image

Kali ini saya mau ngebedah buku yang berjudul Udah Putusin Aja karya Felix siauw.Buku yang berisi 180 halaman ini diberi sampul berwarna pink merah jambu mencolok dan tentu isinya juga dikemas secara menarik oleh Emeralda Noor Achni dengan berbagai visual seperti komik bergambar.
Ini buku amat spesial bagi ane,soalnya ane beli pas acara bedah buku di Masjid PasarRaya Blok M tgl 17 Februari 2013 dan tentunya dapet tandatangan langsung sang penulis.*girang*.Pembahasannya sangat menarik dan komunikatif,gak jauh beda seperti kultwit sang ustadz di akun twitternya.
image

Buku yang punya 11 bahasan ini diawali dengan sebuah surel dari sebuah wanita yang berisi tentang curhatannya dia.Ia kehilangan keperawanan dan si cowok gak mau tanggung jawab.Ini bukanlah dongeng belaka,ini hal yang biasa terjadi dikalangan remaja di negeri ini.Ini tidak lain tidak bukan karena semuanya berasal dari Maksiat Pacaran.Pacaran memang tak selamanya berujung pada zina,namun semua zina berawal dari pacaran.Pegang2an,Ciuman,Berduaan,Raba2???

Ada beberapa hal yang ane tangkep dibuku ini yaitu tentang Cinta dan Hukum Pacaran dalam Islam serta persiapan menuju jenjang pernikahan.

Cinta itu fitrah,ia adalah pemberian dari Allah.Cinta itu Bebas nilai lagi netral.Cinta bisa dimaknai sebagai potensi maksiat dan juga bisa dimaknai sebagai potensi taat.(hal:23)
Lalu salahkah kita jatuh cinta?? Tentu tidak.Itu normal dan yang salah adalah cara menyalurkan cinta pada koridor yang salah seperti maksiat pacaran.Karena Hubungan pranikah seperti pacaran dan tunangan tak ada dalam kamus Islam.Bahkan Pacaran adalah maksiat yang berujung beradegan dewasa dan tentunya sangat merugikan wanita.Ada penelitian yang sangat mengejutkan,Data BKKBN tahun 2010 di Jabodetabek remaja yang hilang keperawanannya mencapai 51%.Tragis sekali,ini fakta yang terjadi.Dan menariknya lagi ,masih menurut BKKBN usia mulai pacaran adalah 12 tahun,sekitar anak SMP.

Melihat data yang diatas,tentu Islam mempunyai hukum yg jelas tentang pacaran.Islam melarang hubungan berkhalwat dengan wanita yang bukan muhrimnya karena yang ketiga adalah setan.Seperti dalam hadist berikut ini:
“Janganlah seorang pria berkhalwat (berduaan dengan wanita), kecuali wanita itu disertai mahram-nya, karena sesungguhnya yang ketiga adalah setan” (HR Muslim)

Nah setelah kita mengetahui akibat dan hukum yg jelas dari agama kita,tentu tidak ada pilihan lagi buat yang masih maksiat pacaran untuk katakan #UDAHPUTUSINAJA..!!! Pacaran adalah pelanggaran terhadap hukum Allah,tentu ini adalah bentuk preventif dari agama kita untuk memuliakan wanita dan masadepan keduanya.Ibarat kata Wanita itu dilihat dari masalalunya dan Pria dilihat dari masadepannya.Masalalu Wanita dilihat dari kehormatannya,tentu virginitas adalah sesuatu yang takkan kembali bila sudah direnggut.Nah MasaDepan pria dilihat dari maksiat pacaran tentu adalah bentuk ketidakseriusan,kalo serius mencintai seseorang tinggal datangi walinya dan menikahlah.Udah ketauan kalo masadepannya hanya diisi dengan ketidakjelasan dan tak punya komitmen.

Nah,beranjak yang serius nih.Dalam Agama Islam untuk mengikat dua hati yang terpaut cinta adalah menuju jalur pernikahan.Itu bagi yang sudah siap lho?? Lalu apa kriteria siap itu??Kesiapan itu bukanlah dilihat dari harta atau status sosial tapi dilihat dari agamanya.Jika kita telah mendalami agama dengan benar,insyaAllah kita telah siap untuk menikah.Nah jadi yang udah siap untuk menikah jangan lamalama menunda.
Coba kita tengok hadist berikut ini.
” Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah bersedia untuk bernikah, maka menikahlah, sesungguhnya nikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, maka berpuasalah, kerana sesungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya.” ( Hadis )

Islam tidak mengenal pacaran,namun islam mengenal khitbah-taaruf.
Khitbah adalah sebuah peminangan dari seorang lelaki kepada seorang wanita atau walinya,agar wanita itu bersedia menikahinya.
Seperti dalam QS AlBaqarah ,235:
Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma’ruf…

Nah ada perbedaan yg mencolok antara khitbah dan pacaran,pertama khitbah memiliki akad yg jelas,kapan khitbah-taaruf itu akan diakhiri dengan pernikahan.Kedua tidak ada interaksi taaruf yg berkhalwat,alias ada wanita lain yg terlibat saat terjadi interaksi(hal: 103),intinya gak berduaan.Nah beda bgt kan yang namanya pacaran,udah gak jelas mikirin masadepan yg penting fun dan berduaan dengan yg bukan muhrimnya.Lalu yg ketiga apa coba?? Setann!!! Ujung2nya pasti berbuat dosa.
Dalam khitbah-taaruf,Dihalalkan buat kita bertemu sang calon dengan syarat harus ada mahramnya,intinya gak berduaan.Dalam taaruf,kita bisa mengenal calon lebih dalam misal visi keluarga yang akan dibangun,melihat nilai2 yang dianutnya dan pastinya pemahaman agama.Dalam taaruf kita juga bisa berinteraksi via sms,telp dan media lainnya hanya saja yg harus diingat agar tidak menyampaikan sesuatu hal yg tak sepantasnya,dibolehkan juga saling memberikan hadiah.Nah..lebih aman dan bagus lagi kita menanyakan ke orangtuanya langsung yg memang tau kepribadiaan sang calon.Adapun waktu taaruf,tidak ada satu pun dalil yang menjelaskan berapa lama batas waktu taaruf,lebih cepat tentu lebih baik.Dengan kata lain,tidak ada batasan waktu.Apakah khitbah itu diakadkan satu hari lalu menikah,1 minggu,1 bulan ataupun 1 tahun setelahnya.(hal: 106).
Nah yg tadi itu bagi yang siap,,kalo yang belum siap untuk menikah bagaimana?? Jawabannya ada dalam hadist berikut ini:
“Dan barang siapa belum mampu,hendaklah ia puasa,karena puasa itu dapat membentengi dirinya(hr.bukhari muslim).
ketika hasrat terhalang syariat,cinta tak mampu melekat karena takut maksiat,shalatlah berbilang rakaat atau puasalah selagi dapat.(hal 120).Nah ini mah masih berseragam putih abu2,putih biru udah tahu belum siap nikah eh malah pacaran..hmm.

Nah selanjutnya nih bagi pelaku pacaran yang udah tobat n menjomblo biasanya terkena virus galau.Lalu mengapa kita bisa galau??ya itu dia karena naluri cinta yang tak mendapatkan pemenuhan alias penyaluran.Untuk menyalurkan naluri ini,Islam jelas melarang lewat pacaran namun lewat pernikahan.Nah,bagaimana menghilangkan kegalauan itu?? Sama halnya seperti cinta,ia datang karena terbiasa atau pepatah klasik Jawa bilang witing tresno saka kulino.Nah buat ngilangin galau simple aja alihkan naluri itu.Belajar melupakan sama seperti belajar mencinta namun dengan cara sebaliknya.Caranya jangan liat-liat,jangan bayang2in,jangan deket2,jangan  duduk dampingan,jangan ngobrol2.Nah ada cara bagus untuk mengalihkan naluri ini ke kegiatan yang lebih positif,diantaranya Mendekatkan diri pada Allah,Gabungkan diri dalam perjuangan islam,baca kisah-kisah rasulullah,sahabat dan panglima2 islam dan sibukkan diri dengan hobi yang positive seperti travelling,membaca,blogging,photografi dll.

Jadi Cinta itu jangan diidentikan dengan berpegang tangan dan beradegan mesra dengan lawan jenis.Cinta itu suci.Jangan menodainya dengan nafsu maksiat pacaran,selagi kita muda sepatutnya yang harus kita cintai sekarang adalah Allah,Rasululluh dan Orangtua kita,Bahagiakanlah mereka.Nah,bagi yang pengen menikah segeralah intropeksi dan pantaskan diri menjadi calon suami/istri yang soleh dan idaman.Dalam AlQuran dijelaskan bahwa Wanita yang baik untuk pria yang baik begitupun sebaliknya.Berusaha dan berdoa kepada sang pemilik Jodoh untuk dapatkan yang terbaik.Lakukan yang wajib dan giatkan yang sunnah untuk mendapat ridhanya.Dan segeralah memantaskan diri..bagi cowok persiapkan menjadi imam yang baik buat keluarga dan bagi cewek persiapkan menjadi istri dan ibu bagi anaknya kelak.

Sekian review bukunya,bagi masbro/mba sist yang pengen lebih lanjut tahu isi buku ini silahkan beli bukunya di bookstore terdekat atau boleh pinjem ma saya.Gak bakalan rugi,apalagi buat cewek lumayan lah bukunya unyu2..yg perlu tahu ni buku ini mendapat rekor penjualan terlaris ketika perhelatan Islamic Book Fair 2013 bulan Maret kemaren di Jakarta.

image

Tanda tangan Ust.Felix siauw

2 thoughts on “#UdahPutusinAja by Ust.Felix siauw

  1. pengen beli juga bukunya mudah2an berguna buat putriku juga semua wanita spy bisa menjaga kehormatannya bukankah wanita adalah tiang negara……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s